Mengapa Keamanan Data Sangat Penting di Aplikasi HRIS Berbasis Cloud

nusawork

|

22 September, 2025

Bagikan artikel ini

Icon Facebook

Icon Twitter

Mengapa Keamanan Data Sangat Penting di Aplikasi HRIS Berbasis Cloud

Disaat banyak perusahaan beralih ke aplikasi HRIS berbasis cloud computing untuk mengelola data karyawan, karena aksesibilitas dan skalabilitas yang ditawarkan menjadi daya tarik utama. Namun, ada satu aspek krusial yang mutlak dan harus diterapkan, yaitu keamanan data. Mengingat aplikasi HRIS menyimpan informasi sensitif seperti data pribadi, gaji, hingga riwayat kesehatan, memastikan keamanannya adalah prioritas mutlak.

Manfaat Cloud Computing yang Revolusioner dan Tantangan Keamanannya

Cloud computing menawarkan fleksibilitas luar biasa. Tim HR dan karyawan dapat mengakses data dari mana saja, kapan saja, melalui perangkat apa pun. Ini memungkinkan model kerja remote atau hybrid yang semakin populer. Selain itu, skalabilitasnya juga memungkinkan sistem tumbuh seiring dengan perkembangan perusahaan. Anda dapat dengan mudah menambah atau mengurangi pengguna dan fitur tanpa investasi perangkat keras yang besar.

Dengan demikian, aplikasi HRIS berbasis cloud dapat beradaptasi dengan kebutuhan bisnis Anda, baik saat perusahaan masih kecil maupun saat sudah berkembang pesat.

Namun demikian, kenyamanan ini datang dengan risiko. Data yang tersimpan di server eksternal berpotensi menjadi target serangan siber. Di sinilah pentingnya memilih penyedia layanan aplikasi HRIS yang mengutamakan keamanan.

Baca:  Memahami Kompensasi Total: Lebih dari Sekadar Gaji

Tiga Pilar Keamanan Data dalam Membangun Kepercayaan

Untuk membangun kepercayaan, ada tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh sebuah aplikasi HRIS yang aman:

1. Protokol Enkripsi

Faktor ini melindungi data, baik saat sedang ditransfer (misalnya, saat Anda login atau mengunggah dokumen) maupun saat disimpan di dalam server. Protokol enkripsi yang kuat akan akan mengubah data menjadi kode, sehingga memastikan data sensitif seperti informasi gaji atau pribadi tidak dapat dibaca oleh pihak tidak berwenang. Dengan demikian, meskipun ada serangan, informasi sensitif tetap aman.

2. Backup Data Otomatis

Ini adalah langkah pencegahan terhadap kehilangan data. Aplikasi HRIS yang baik harus memiliki sistem backup otomatis secara berkala. Hal ini memastikan bahwa data karyawan tidak hilang akibat human error, kerusakan sistem, bencana alam atau bahkan serangan siber. Selain itu, adanya rencana pemulihan bencana (Disaster Recovery Plan) juga menjamin data bisa dipulihkan dengan cepat dan operasional perusahaan dapat kembali normal dengan cepat.

3. Sertifikasi Keamanan

Penyedia layanan yang kredibel akan memiliki sertifikasi keamanan dari pihak ketiga, seperti ISO 27001. Sertifikasi ini membuktikan bahwa mereka telah memenuhi standar internasional dalam manajemen keamanan informasi. Oleh karena itu, sertifikasi ini menjadi jaminan bagi perusahaan bahwa data mereka dikelola dengan sangat profesional dan aman.

Memilih aplikasi HRIS yang aman bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal melindungi aset paling berharga perusahaan: data karyawannya.

Baca:  Mengelola Produktivitas Karyawan Saat Demonstrasi Massa Terjadi

Apakah perusahaan Anda siap untuk menerapkan aplikasi HRISHubungi tim Nusawork untuk demo gratis dan buktikan sendiri bagaimana HRIS mengubah cara Anda kelola karyawan menjadi lebih cerdas, cepat, dan berdampak. Nusawork - to make people smile.

Artikel Terkait

Etika Mengambil Cuti: Cara 'Handover' Tugas yang Benar agar Liburan Tenang

Blog

Etika Mengambil Cuti: Cara ‘Handover’ Tugas yang Benar agar Liburan Tenang

Siapa sih yang nggak pengen liburan tanpa dibayang-bayangi chat dari bos atau rekan kerja? Sering kali, niatnya mau healing, tapi realitanya malah tetap scrolling email karena ada tugas yang belum beres atau tim bingung nyari file. Masalahnya bukan di cutinya, tapi di proses handover tugas yang kurang rapi. Mengambil cuti adalah hak setiap karyawan. Namun, agar kamu bisa log off…

nusawork
|
21 January, 2026
Introvert di Kantor? Ini Cara Survive Tanpa Harus Jadi Si Paling Berisik

Blog

Introvert di Kantor? Ini Cara Survive Tanpa Harus Jadi Si Paling Berisik

Siapa bilang jadi introvert di kantor itu beban? Seringkali ada anggapan kalau mau sukses kariernya, kita harus jadi orang yang paling berisik di ruang rapat. Padahal, buat kita yang social battery-nya cepat habis, komunikasi bukan soal seberapa banyak kita ngomong, tapi seberapa efektif pesan itu tersampaikan. Menjadi seorang introvert punya kelebihan sendiri, seperti kemampuan observasi yang tajam dan pendengar yang…

nusawork
|
19 January, 2026
Managing Gen Z: Cara Membangun Loyalitas di Era Job Hopping

Blog

Managing Gen Z: Cara Membangun Loyalitas di Era ‘Job Hopping’

Istilah job hopping atau hobi berpindah-pindah kerja sering kali melekat pada Generasi Z. Bagi para manajer dari generasi sebelumnya, fenomena ini mungkin terlihat seperti kurangnya komitmen. Namun, jika kita bedah lebih dalam, Gen Z sebenarnya bukan tidak setia; mereka hanya memiliki standar baru dalam mendefinisikan “tempat kerja yang ideal.” Sebagai pemimpin di era digital, tantangan kita bukan lagi sekadar memberi…

nusawork
|
15 January, 2026
nusawork

Siap untuk kerja lebih produktif dengan Nusawork?

Optimalkan administrasi HR perusahaan Anda dan tingkatkan produktivitas karyawan dengan sistem HR terintegrasi.